Wali Kota Jakbar Ajak KAI Kolaborasi Wujudkan Kota Layak Anak

Jakarta127 views

Cyberindonesia.net – Kongres Advokat Indonesia (KAI) dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat (Jakbar) memperkuat komitmen bersama dalam melindungi kelompok rentan.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, Selasa, 10 Maret 2026, isu perlindungan perempuan dan anak menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan sosial masa kini.

​Presiden KAI, Dr. Nasrullah Nawawi mengawali dengan menekankan pentingnya peran praktisi hukum dalam menjaga ketahanan keluarga.

Ia menyoroti berbagai persoalan seperti perundungan (bullying), kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga dampak negatif pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) yang menempatkan perempuan dan anak sebagai korban paling terdampak.

​”Ketahanan keluarga adalah kunci utama. Jika edukasi hukum dan komunikasi di tingkat rumah tangga berjalan baik, potensi pelanggaran hukum dapat ditekan secara signifikan,” tutur Nasrullah.

Sebagai langkah konkret, KAI telah membentuk wadah spesialisasi bernama Pergumulan Advokat Keluarga, Wanita, dan Anak untuk memastikan pendampingan hukum dilakukan dengan pemahaman mendalam dan empati terhadap korban.

​Merespons komitmen tersebut, Wali Kota Jakbar Iin Mutmainah, menyambut baik dan mengajak jajaran KAI untuk menjadi kolaborator strategis bagi pihak eksekutif.

Iin menjelaskan bahwa saat ini Jakarta Barat sedang menggencarkan program Sekolah Aman dan Nyaman serta mengaktifkan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) di tingkat SMP dan SMA.

​”Kami sangat mensyukuri perhatian KAI terhadap perlindungan perempuan dan anak. Di tengah derasnya arus informasi media sosial, program PIK-R hadir agar remaja bisa menjadi konselor sebaya bagi temannya. Namun, kami di pemerintahan tentu membutuhkan masukan dari aspek hukum agar kebijakan ini memiliki payung regulasi yang kuat,” ujar Iin.

​Wali Kota Jakbar berharap sinergi dengan para advokat dapat mempercepat target Jakarta meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) secara paripurna pada tahun 2026-2027. Jakarta Barat sendiri telah dipilih sebagai locus piloting project untuk kota yang aman dan nyaman bagi kelompok rentan—termasuk anak, perempuan, lansia, dan disabilitas.

​”Sinergitas ini adalah kunci. Kami sebagai eksekutif perlu komunikasi secara aspek regulasi agar setiap langkah perlindungan kelompok rentan berada di koridor yang tepat. Mari kita bersama-sama mewujudkan Jakarta Barat yang aman dan nyaman bagi seluruh warga,” kata Iin.

Sebagai informasi acara DPD KAI DKI Jakarta juga dihadiri Ketua DPD KAI DKI Jakarta Tuti Susilawati, Wakil Ketua KAI DPD DKI Jakarta dan Tokoh Pemuda Jakbar Umar Abdul Aziz, Asisten Pemerintahan Kota Adm Jakbar Holi, Camat Gropet, Wakil Camat Gropet, Kasudin Pendidikan JB 2 Diding, Anggota DPRD Lampung Tengah Toni Sastra, Presiden KAI Nasrulah dan Ketua Panitia yang juga Ketua Forum Jurnalis Jakarta Barat dan Wakil Ketua II DPD KAI DKI Jakarta Kornelius Naibaho.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *