Gubernur Lampung Buka PKA, Minta ASN Hadirkan Pelayanan Publik Berkualitas

Cyberindonesia.net – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Lampung, Rabu, 20 Mei 2026.

PKA yang diikuti 30  peserta menjadi momen penguatan kapasitas ASN menuju pelayanan publik yang lebih profesional dan berintegritas.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menegaskan bahwa ASN memiliki peran besar dalam menentukan arah pembangunan daerah. Ia menyebut ASN bukan hanya pelaksana, tetapi juga penentu arah dan kualitas sektor-sektor strategis dalam pemerintahan. Karena itu, setiap pegawai harus mampu memberikan pelayanan terbaik, termasuk melalui komunikasi yang santun dan efektif.

Gubernur menyampaikan bahwa Lampung memiliki kekayaan alam luar biasa di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Beragam komoditas unggulan menjadi modal besar dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Namun, ia menilai tata kelola yang belum optimal menjadi kendala sehingga potensi tersebut belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mengelola kekayaan daerah demi kemajuan Lampung.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa nilai perekonomian Lampung telah mencapai Rp533,8 triliun. Meski demikian, pemerintah masih menghadapi tantangan besar dalam menekan angka kemiskinan. Ia mengakui pemerintah belum sepenuhnya mampu membantu masyarakat secara maksimal. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran segera melakukan langkah konkret agar kesejahteraan masyarakat meningkat.

Gubernur menyoroti persoalan kurangnya asupan protein pada anak-anak di Lampung, padahal sumber protein berlimpah di provinsi ini. Menurutnya, lemahnya pengelolaan menyebabkan potensi tersebut tidak termanfaatkan optimal. Jika tata kelola diperbaiki, ia yakin anak-anak Lampung dapat tumbuh lebih cerdas dan berkualitas.

Memasuki satu tahun masa jabatannya, Rahmat mengajak seluruh ASN untuk melakukan perubahan nyata dalam memajukan masyarakat. Ia menyebut bahwa tugas pemerintah bukan sekadar menjalani rutinitas, tetapi menentukan masa depan 9 juta jiwa masyarakat Lampung. Karena itu, transformasi birokrasi menjadi keharusan yang tidak bisa ditunda,” ucapnya

Kepala BPSDM Lampung Drs. M. Alhusniriski, melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti 30 peserta, dengan satu orang berhalangan hadir karena sakit. Peserta terdiri dari 10 ASN Pemerintah Provinsi Lampung, 10 ASN Kabupaten Tanggamus, 2 ASN Kabupaten Tulang Bawang, dan 1 ASN Kabupaten Way Kanan.

Selain itu, terdapat peserta dari instansi vertikal masing-masing dari Kanwil Kemasyarakatan Provinsi Riau, Sumatera Utara, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *