14 Atlet Panjat Tebing Lampung Ikuti Seleksi untuk Kerjurnas Semarang

Olahraga286 views

Cyberindonesia.net – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lampung menggelar Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda) bagi 14 atlet dari lima kabupaten dan kota. Mereka akan menjalani seleksi untuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Semarang, Jawa Tengah, pada 25-29 November 2025.

Bidang Prestasi (Binpres) FPTI Lampung Ibnu Ramadhan, mengatakan bahwa pemusatan latihan ini sebagai kegiatan lanjutan pasca Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) FPTI Lampung di Tulang Bawang, pada  24-26 Oktober lalu.

“Pada Kejurprov kemarin, kita sudah memiliki data atlet berbakat yang berpotensi. Kita godok lagi di sini melalui tes fisik. Kita menempa mental, karakter, kepribadian, dan disiplin. Kemudian, dicoba satu persatu untuk diambil mana atlet yang sesuai kategori,” kata Ibnu.

Ia menyebut sesuai arahan Ketua Umum FPTI Lampung Rudiantoni, bahwa kegiatan harus terus aktif dan berjalan. Tahapan demi tahapan harus jelas, agar tujuan sampai pada suksesi kaderisasi atlet.

“Keiatan ini tentu sebagai bagian dari pembinaan kita kepada atlet. Atensi ketua juga saat ini kita wajib menggiatkan kaderisasi atlet berbakat sejak usia dini. Saluranya kami sediakan melalui pengurus kabupaten dan kota,” tutur Ibnu.

Pelatda juga melibatkan bebagai bidang, seperti biro teknis, jalur dan juri dengan ditambah dua pelatih kepala dan dua asisten. Pelatih yang dimiliki juga sudah berstandar/sertifikat nasional, yang tentunya mumpuni dalam kompetensinya.

“Terimaksih kolaborasi semua bidang. Kita sangat serius soal kaderisasi atlet ini. Semua atlet berpotensi, tapi tentu dengan proses yang benar yakni berlatih dan berlatih,” ucapnya.

Dalam pemusatan pelatihan ini tim Binpers mengasah 3 kategori yakni Speed, Lead dan Boulder.

Adapun 14 atlet dari lima pengkab/pengkot. Masing-masing  Bandar Lampung tujuh atlet, Way Kanan (2), Tulang Bawang Barat (2), Pesawaran (2),  dan Lampung Selatan (1).

“Semua pengkab dan pengkot sudah kita minta untuk mengirimkan atletnya. Mungkin ke depan bagi penkab dan pengkot lain agar lebih giat lagi mengaderisasi atletnya,” ujar Ibnu berharap.

Secara umum, FPTI Lampung memiliki kuota nasional untuk 10 putra dan 10 putri pada Kejurnas mendatang. Namun, jumlah itu akan disesuaikan dengan kebutuhan dari beberapa nomor pilihan dengan penentuan pilihan bagi atlet-atlet yang benar-benar berbakat.

“Kita liat nanti peluangnya. Kuantitas boleh, tapi tentu kualitas nomor satu. Itulah guna seleksi ini. Diperkirakan enam atau tujuh atlet akan berkesempatan,” ucap Ibnu.

Soal target Kejurnas, Ibnu tak muluk-muluk. melihat ketersedian dan potensi atlet saat ini, ia cukup optimistis. Tapi terpenting baginya Pengprov FPTI Lampung telah menjalankan semua tahapan secara benar.

“Tahapan yang benar itu adalah semua aktif dilakuan. Soal target menang Kejurnas, kita realistis saja. Minimal bisa punya posisi di Sumatera,” ujarnya.

Kedepan, Pengprov FPTI Lampung akan memperbanyak atlet sejak usia dini. Hal ini untuk mendorong kecintaan masyarakat pada olahraga, khususnya panjat tebing yang merupakan satu di antara cabang olahraga prioritas yang masuk pada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Imbauan kami, pengkab dan pengkot agar aktif dan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan masyakarat. Mari giatkan kompetisi mulai usia dini, kapan perlu dijadwal tiap bulan bergiliran,” kata Ibnu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *