Cyberindonesia.net – Tim Senam Beregu Lampung menyala di arena Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senan di Gymnasium Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat.
Pesenam Ritmik Senior dan Junior Bumi Ruwa Jurai menyabel medali Emas ajang yang dihelat Penguru Besar (PB) Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) tersebut.
Pencapaian ini merupakan sinyalemen bahwa Senam Ritmik Lampung masih memiliki kans besar menjadi kontestan yang kuat dalam perburuan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 di NTB-NTT.
Meskipun, masih ada satu tahapan yakni Babak Kualifikasi PON yang akan diselenggarakan pada 2027, namun gambaran kekuatan daerah pesaing Lampung sudah dapat diprediksi.
Ini disampaikan Kabid Binpres FGI Provinsi Lampung Diki Novalin yang menyertai para pesenam Ritmik Lampung di Kejurnas tersebut.
“Secara teknis, Alhamdulillah kita bisa lihat hasilnya. Dua medali emas hari ini di nomor beregu merupakan sebuah kejutan, terutama di kategori Junior. Di mana anak-anak tampil dengan sangat tenang dan meyakinkan. Terima kasih doanya para pengurus FGI dan Masyarakat Lampung. Semoga esok kami bisa tampil konsisten dan bahkan bisa lebih baik untuk individu di semua alat,” kata Diki via selulernya, Jumat 8 Mei 2026, malam.
Pada kategori Senior, Lampung menurunkan pesenam Ritmik andalan yakni Tri Wahyuni, Febila Sintia Putri dan Felizya Adzkaa. Menggapai point tertinggi (1838), mengungguli pesenam DKI Jakarta yang menurunkan Aulia Nahila Azahra dan Salsa Aulia (179,25) dan posisi ketiga Jawa Tengah yang turun dengan tiga putrinya Vanessa Zareta, Saskia Dwi Yusnita, Sekar Diah karisa dan Zameena dengan point 1654.
Sementara di kategori junior, Trio Lampung Laila Faiha, Halida Kaia dan Balqis Aisyah juga tampil luar biasa dan meraih point tertinggi dari seluruh juri 79,5 mengalahkan daerah-daerah kuat seperti Jawa Tengah yang harus puas meraih medali Perak dengan nilai 72,35 dan DKI Jakarta di posisi ketiga.
Tetap Fokus
Ketua delegasi Lampung Nudi Kurniawan menyampaikan bahwa meskipun mampu memenangi dua medali emas di nomor beregu, namun anak-anak Lampung tetap diimbau untuk tampil konsisten dan fokus pada permainan di setiap alat.
“Masih terbuka persaingan di nomor individu. Di mana besok akan dilombakan empat nomor dengan alat berbeda yakni bola, hoop, sempay dan gada. Kami sepakat untuk mendukung pada atlet terus konsenterasi dan tidak lengah, apalagi merasa puas dengan hasil hari ini. Masih terbuka memang untuk meraih medali di nomor perorangan ini, mohon doanya,” kata Budi.
Lampung dalam Kejurnas ini mengirim enam pesenam. Terdiri dari tiga pesenam Ritmik senior dan tiga lainnya Junior.***

