80 Atlet Lampung Lolos Verifikasi PON Bela Diri

Olahraga276 views

Cyberindonesia.net – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, lega. Sebanyak 80 atlet Bumi Ruwa Jurai dinyatakan lolos verifikasi Tim Keabsahan KONI Pusat untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah pada 11-26 Oktober 2025.

Kepastian ini disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) II KONI Lampung Riagus Ria, usai mengikuti rapat Chief of Demission Meeting (CDM) dan Delegation Registration Meeting (DRM) pada Minggu, 5 Oktober 2025. CDM dan DRM digelar di Djarum Supersoccer Arena Kudus. Rapat diikuti perwakilan dari seluruh KONI se Indonesia, dengan agenda keabhasan atlet dan pertemuan teknis lainnya.

“Jadi clear, 80 atlet kita semuanya lolos verifikasi tim keabsahan, sehingga seluruh atlet yang sudah kita persiapkan dari sembilan cabang olahraga Bela Diri itu semuanya bisa bertanding nantinya,” ucap Riagus.

Lampung mengirimkan 80 atlet. Terdiri dari 51 atlet putra dan 29 putri, dari sembilan cabang olahraga. Ditambah kuota maksimal dari ofisial dan pelatih yakni 50%+5 untuk pengurus KONI Provinsi Lampung.

Surat keabsahan itu ditandatangani oleh Sekretaris PB PON Bela Diri II / 2025 Kudus, Ahmad Saefudin, dan diserahkan kepada Riagus.

Riagus mengatakan bahwa ada beberapa hal yang masih dibahas untuk diputuskan oleh KONI Pusat. Utamanya terkait adanya wacana bahwa ada nomor yang mungkin tidak dipertandingkan, jika pesertanya kurang dari lima daerah.

“Kami dari KONI Provinsi Lampung tadi menyampaikan bahwa sejak awal tidak pernah diberitahukan adanya aturan ini. Maka, kami dan seluruh KONI se Indonesia tetap meminta agar nomor-nomor yang memiliki peserta minim, tetap dipertandingkan. Karena ini akan berdampak yang sangat fatal khususnya terhadap atlet,” kata Riagus.

Terlebih seluruh atlet yang dibawa ke Kudus sudah melakukan persiapan sedemikian rupa. Mereka juga mengorbankan banyak hal demi bisa bertanding di ajang multievent tersebut.

“Jika ini diputuskan secara sepihak dan tiba-tiba, ini berdampak serius. Terutama mental anak-anak atlet. Soal menang kalah urusan nanti. Jika sampai di PON Bela Biri dan akhirnya tidak bertanding, ini sebuah persoalan besar bagi atlet,” tutur Agus.

Akhirnya, permintaan itu disikapi KONI Pusat untuk segera dibahas secara serius. Sebelum PON Bela Diri digelar, sudah ada keputusan.

Kontingen KONI Lampung mengirimkan atlet dari sembilan cabang olahraga. Meliputi Judo, Gulat, Karate, Kempo, Pencak Silat, Sambo, Taekwondo, Tarung Drajat, dan Wushu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *