Pelari Lampung Raih 2 Medali Kejurnas Atletik

Olahraga283 views

Cyberindonesia.net – Pelari Putri Lampung Novi Anggun Lestari meraih medali Emas dan Perunggu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik di Stadion Sriwedari Surakarta, Jawa Tengah, 28 Agustus hingga hari ini, 4 September 2025.

Kejurnas diikuti 1.350 peserta. Tidak hanya dari Indonesia. Tapi juga pelari dari mancanegara. Yakni, Filipina, Jepang, Thailand, Singapura, dan Timor Leste.

Anggun meraih dua medali itu dari kelompok Umur 18 tahun. Gadis Pringsewu itu meraih medali Emas dari nomor Lari Gawang 400 meter. Dia menorehkan waktu 64,91 detik. Disusul Loraine Audrey (Filipina) dengan waktu 64,99 detik, dan Jasmine Mumtaz (DKI Jakarta) 67,91 detik.

Medali kedua, Anggun persembahkan dari nomor Lari 400 meter. Dia harus puas meraih Perunggu dengan catatan waktu 59,51 detik. Emas di nomor ini diraih Dance L Tauruni (Papua) dengan waktu 57,14 detik dan Perak oleh Loraine Audrey (Filipina) 58,57..

Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) Lampung mengirimkan sembilan atlet untuk kategoti U-18, U-20, dan Senior di Kejurnas kali ini.

Selain Anggun, atlet lainnya adalah Galuh  Chandra Hidayat nomor 800m U-18 meraih , peringkat 5 dari 12 peserta, Kiesya Ramadani 14 tahun yang turun di nomor 100m putri U-18, (urutan 11 dari 16 peserta), Muhammad Dava Trinugroho nomor Lontar Martil U-20 (peringkat 4 dari 4 peserta), I Gede Panji Ardi Winata nomor Lontar Martil U-18 (peringkat terbawah dari 5 peserta), Syam Akhdan Asmi di nomor Jalan Cepat 5.000 meter (gagal finish karena diskualifikasi), Johanes Evan Setiadi di nomor 110 meter Gawang U-18 (peringkat 5 dari 7 atlet di final), Chika Aulia Fitriani di nomor 100 meter Gawang (peringkat 6 dari 8 peserta), dan Abimanyu Putra Aditia di nomor Lari 800 meter U-18 (peringkat 17 dari 29 peserta).

Pelatih atletik PASI Lampung Hadi Wacono mengatakan bahwa dari 9 atlet Lampung, baru satu yang mampu mempersembahkan medali.

“Alhamdulillah, pada nomor-nomor terakhir Anggun mampu mempersembahkan medali untuk kontingen Lampung,” ucapnya.

Hadi mengaku cukup lega bahwa Anggun yang ia latih langsung di Pringsewu, bisa meraih medali menjelamg hari-hari terakhir kejuaraan.

“Lawan-lawan di sini memang sangat baik dan berkualitas. Anggun akhirnya memecah kebuntuan dengan satu Emas dan satu Perunggu. Ini capaian yang bagus untuk motivasi ke depan,” tuturnya.

Hadi menyatakan Kejurnas jadi pengalaman sangat baik untuk atlet-atlet muda Lampung. “Sepulang dari sini, kami evaluasi bersama-sama,” katanya.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Taufik Hidayat mengapresiasi hasil Kejurnas. Ia bahkan mengaku bangga karena atlet muda mulai menunjukkan prestasi.

Taufik berharap PASI  Lampung terus mempersiapkan atlet-atlet muda saat ini menuju prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur-Nusa Tenggara Barat (NTT-NTB).

“Selamat untuk prestasi Anggun. Semoga prestasi ini terus dipertahankan, bahkan dipertajam catatan waktunya. Pada PON mendatang kita semakin optimistis karena Anggun akan memasuki usia emas, yakni 20 sampai 21 tahun,” ujarnya.

Taufik menuturkan bahwa Atletik merupakan cabang olahraga yang memumgkinkan satu atlet meraih lebih dari satu medali. Demikian juga Renang dan Senam.

“Artinya kami mendorong para pelatih dan pengurus di seluruh cabang-cabang olahraga mulai melakukan sinergi untuk prestasi. Saatnya konsolidasi untuk kita bersama-sama meraih prestasi terbaik. Bagi yang belum berhasil tidak boleh patah semangat, masih ada hari esok yang lebih baik,” tuturnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *