Cyberindonesia.net – Presiden Prabowo Subianto akan melaunching secara hybrid 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada 19 Juli 2025. Launching dipusatkan di Koperasi Merah Putih Desa Bentangan, Kecamatan Wonosasi, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.
Demikian hasil Rapat Terbatas secara virtual yang dipimpin Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Menko didampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Budi Arie Setiadi.
Pemerintah Provinsi Lampung mengikuti rapat persiapan peluncuran Koperasi Merah Putih tersebut dari Ruang Kerja Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela di Kantor Gubernur Lampung, Teluk Betung, Kota Bandar Lampung.
Jihan didampingi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Lampung Samsurijal, dan Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung Saipul.
Zulhas — sapaan akrab Mekon Pangan — menyampaikan bahwa launching juga dilaksanakan secara hybrid di 103 lokasi mockup (representasi visual) di seluruh provinsi dan Koperasi Merah Putih pilihan di seluruh Indonesia secara virtual dan live streaming.
”Dari mockup yang paling siap akan berdialog singkat dengan Presiden RI Prabowo Subianto,” ujar Menko Pangan.
Zulhas menuturkan koperasi desa menjadi strategi utama memperkuat perekonomian rakyat.
Menurutnya, model bisnis Koperasi Merah Putih melibatkan berbagai unit layanan seperti agen pupuk dan LPG, toko sembako, klinik desa, layanan logistik Pos, simpan pinjam, apotik desa, agen Brilink/BNI/Mandiri, hingga penyerap gabah petani.
”Untuk jangka pendeknya, mockup Koperasi Merah Putih harus ada ini semua, dan untuk jangka panjangnya, Koperasi Merah Putih harus bisa mengangkat potensi daerahnya,” tuturnya.***

