Cyberindonesia.net – Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Lampung resmi mengakhiri perjuangan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Cadet dan Junior (U-13 & U-16) di Samarinda, Kalimantan Timur. Pada hari terakhir kompetisi, Minggu, 26 April 2026, tim Lampung berhasil menambah koleksi medali dengan raihan dua perunggu.
Manajer Kontingen TI Lampung Yuni Arkiansyah mengonfirmasi bahwa pada hari keempat ini, Lampung menurunkan empat atlet terbaiknya: Amanaf Agung Jaya, Fayyadh Fadhu Al Rahman, Muhammad Nizam Alfarizi, dan Reffan Nurfadli.
Dua medali perunggu tersebut diraih melalui perjuangan yang sangat intens, Fayyadh Fadhu Al Rahman, berhasil melaju setelah mengalahkan atlet asal Bali, Gede Karna Abimanyu di laga perdana. Namun, langkah Fayyadh terhenti di semifinal setelah mengakui keunggulan atlet DKI Jakarta, Rye Alkasan.
Muhammad Nizam Alfarizi, tampil luar biasa di “partai neraka”. Nizam harus melewati tiga kemenangan beruntun melawan atlet Kalimantan Barat (Riyadh Arkaan Ziqri), Sulawesi Utara (Alvino Novarianto), dan Banten (Muhammad Adfashayu). Sayangnya, di babak semifinal yang menguras energi, ia harus menyerah dari atlet tuan rumah Kalimantan Timur, Akbar Sony.
Sementara itu, dua atlet lainnya, Amanaf Agung Jaya dan Reffan Nurfadli, harus mengakui keunggulan lawan masing-masing dari Gorontalo dan DKI Jakarta di babak awal pertandingan.
Secara keseluruhan, tim Lampung membawa pulang total tujuh medali dari ajang bergengsi ini. Rianciannya dua Perak dan lima Perunggu.
”Dua atlet kita berhasil menambah perunggu setelah melalui pertandingan yang cukup sengit melawan lawan-lawan tangguh,” ujar Yuni dalam keterangannya.
Meski target juara belum sepenuhnya tercapai, Yuni menegaskan bahwa hasil ini akan menjadi catatan penting bagi Pengprov TI Lampung. ”Meskipun hasil ini belum memuaskan, namun akan menjadi bahan evaluasi mendalam guna mencapai visi dan misi Pengprov TI Lampung untuk terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.***

