Kapolri Pimpin Apel Ojol dan Buruh di Palembang

Nasional117 views

Cyberindonesia.net – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online (ojol) dan buruh kamtibmas bertajuk “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, 8 Maret 2026.

Kapolri menekankan pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Sigit menyinggung situasi global yang saat ini semakin memanas dan berpotensi berdampak pada kondisi dalam negeri. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojol dan buruh, untuk tetap bersatu menjaga stabilitas nasional.

“Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” kata Sigit di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang.

Kapolri menegaskan bahwa buruh dan pengemudi ojek online memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Menurutnya, buruh merupakan penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

“Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah,” ujar Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan bahwa pemerintah terus fokus meningkatkan kesejahteraan buruh, di antaranya melalui penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026, penguatan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

Selain itu, Polri juga menyediakan akses layanan kesehatan melalui Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh maupun pengemudi ojek online.

Kapolri juga memastikan penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri di tingkat Polda hingga Polres.

“Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” ucap Sigit.

Di sisi lain, untuk meningkatkan perlindungan bagi pengemudi ojek online dari potensi kejahatan jalanan, Kapolri menginstruksikan jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi panic button.

“Selanjutnya, dalam rangka melindungi ojek online yang potensial menjadi korban curas (begal). Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” tutur Sigit.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *