DPRD Lampung Apresiasi Peningkatan Produksi Padi Hingga 15 Persen

Politik186 views

Cyberindonesi.net – DPRD Provinsi Lampung mengapresiasi peningkatan produksi padi mencapai 14–15 persen. Capaian tersebut diharapkan dapat terus meningkat hingga menyentuh angka 20 persen pada 2026.

Anggota Komisi II DPRD Lampung Fatikhatul Khoiriyah menilai, kenaikan produksi padi ini tidak terjadi secara instan. Melainkan merupakan hasil dari kerja keras para petani yang didukung oleh berbagai program pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.

“Capaian ini bukan hanya hal yang bisa kita apresiasi begitu saja, tapi ini juga menunjukkan kerja keras petani kita, juga dukungan program pemerintah, baik daerah maupun pusat, dari perbaikan irigasi, ketersediaan pupuk, dan nanti akan diperkuat dengan pendampingan teknis di lapangan,” ujarnya, Rabu, 7 Januari 2026.

Meski demikian, Khoir, sapaan akrab Fathikatul mengingatkan agar peningkatan produksi padi tersebut tidak hanya berhenti pada capaian angka. Tetapi juga diikuti dengan penguatan tata niaga dan perlindungan harga gabah bagi petani.

Menurut Khoir, peningkatan produksi berpotensi tidak berdampak signifikan terhadap kesejahteraan petani apabila tidak disertai kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga, terutama saat panen raya.

“Jangan sampai ada peningkatan produksi tapi tidak berdampak pada kesejahteraan petani akibat fluktuasi harga pada saat panen raya. Kita berharap ini adalah peningkatan produktivitas, tapi juga ada peningkatan kesejahteraan bagi petani,” ujar Khoir.

Dia juga mendorong pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kebijakan perlindungan harga gabah berjalan efektif, sehingga hasil kerja keras petani benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *