Peserta Capai 1.953, Disdik Lampung Perketat Seleksi Kelas Migran Vokasi 2026/2027

Pendidikan100 views

Cyberindonesia.net – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Kelas Migran Vokasi Tahun Ajaran 2026/2027. Kelas tersebut sebagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja internasional, khususnya Jepang.

Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amrico mengatakan bahwa proses rekrutmen calon peserta tahun ini dilakukan lebih ketat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Seleksi diawali dengan screening kesehatan dan pemeriksaan fisik secara menyeluruh guna memastikan seluruh peserta memenuhi standar yang dipersyaratkan oleh perusahaan dan mitra di Jepang.

“Mulai dari kesehatan mata, kondisi fisik, tinggi badan hingga kesiapan mental akan kami seleksi secara ketat. Tujuannya agar peserta yang lolos benar-benar siap mengikuti pelatihan sampai selesai dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Thomas pada Selasa, 21 Juli 2026.

Menurutnya, pengetatan seleksi dilakukan karena sejumlah sektor pekerjaan di Jepang memiliki persyaratan khusus, seperti tidak mengalami buta warna, memiliki kondisi fisik yang baik, serta bebas dari riwayat cedera tulang yang dapat menghambat pekerjaan.

Selain seleksi kesehatan, peserta juga akan menjalani pembelajaran bahasa Jepang secara intensif setiap hari selama empat hingga lima bulan. Skema ini berbeda dengan program sebelumnya yang masih dilaksanakan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler dua kali dalam sepekan.

“Hanya peserta yang benar-benar berkomitmen untuk bekerja di Jepang yang akan mengikuti program ini. Karena selama masa pelatihan mereka akan fokus belajar bahasa Jepang setiap hari,” ujarnya.

Thomas mengungkapkan, sebanyak 1.953 peserta telah menyelesaikan screening tahap awal dan dalam waktu dua bulan ke depan akan memasuki Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk menjalani pemantapan sebelum diberangkatkan ke Jepang. Keberangkatan angkatan pertama ditargetkan berlangsung dalam dua hingga tiga bulan mendatang.

Sementara itu, Disdikbud juga mulai membuka penjaringan peserta angkatan kedua melalui kegiatan sosialisasi di sekolah-sekolah. Jumlah peserta yang diterima akan disesuaikan dengan minat serta hasil seleksi yang memenuhi kualifikasi.

Adapun peluang kerja yang disiapkan cukup beragam, mulai dari sektor konstruksi, hospitality, pengemudi (car driver), hingga bidang lainnya sesuai kebutuhan industri di Jepang dan kompetensi masing-masing peserta.

Program Kelas Migran Vokasi menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui program ini,

Pemprov Lampung tidak hanya membuka peluang kerja bagi lulusan SMK, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas SDM, pengurangan angka pengangguran, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penempatan tenaga kerja terampil di luar negeri.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *