Gubernur Lampung Perbaiki Jalan Sentra Pertanian Setelah 30 Tahun Tak Tersentuh

Berita Utama340 views

Cyberindonesia.net – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mempertegas komitmen mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah sentra produksi pertanian di Bumi Ruwa Jurai.

Di era kepemimpinannya, jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, yang tak tersentuh selama 30 tahun, akhirnya diperbaiki. Perbaikan bertujuan untuk mendukung mobilitas komoditas unggulan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kiyai Mirza, sapaan akrab Gubernur Lampung,  menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memprioritaskan penanganan ruas tersebut. Mengingat perannya yang strategis sebagai jalur distribusi komoditas pertanian, khususnya padi.

“Rawa Pitu ini penghasil komoditas padi, sawit, dan karet. Terutama padi, yang setiap panen mengeluarkan gabah dalam jumlah besar. Kita ingin jalan ini segera diperbaiki agar harga komoditas tetap terjaga dan masyarakat bisa lebih sejahtera,” ujarnya di sela-sela peninjauan pada Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menyampaikan bahwa ruas Umbul Mesir hingga Rawa Pitu memiliki panjang sekitar 31 kilometer.

Tahap awal, Pemprov Lampung menangani sekitar 13,5 kilometer pada tahun ini. Total anggaran mencapai sekitar Rp130 miliar.

Perbaikan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan tuntas dalam dua tahun. Di mana di tahun ini, sejumlah segmen akan dibeton. Sementara bagian yang belum masuk pengerjaan utama akan diperkuat dengan lapisan dasar (base) agar tidak lagi menyebabkan kendaraan terperosok saat musim hujan.

“Ini untuk memperbaiki konektivitas. Target kita selesai bertahap hingga 2027. Tahun ini sebagian sudah dibeton, sisanya kita tutup dulu dengan base supaya tidak ada lagi kendaraan yang terjeblos,” tutur Kiyai Mirza.

Gubernur Lampung juga mengungkapkan bahwa proyek tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak 2025 untuk dikerjakan pada 2026. Namun, Pemprov Lampung melakukan percepatan proses lelang agar pengerjaan dapat dimulai lebih awal.

“Saat ini sedang proses tender. Kita percepat, yang seharusnya Mei, kita dorong agar awal April sudah mulai berjalan,” ucapnya tegas.

Kehadiran Gubernur Lampung dan jajaran disambut antusias warga Rawa Pitu. Subari menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Lampung terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka.

Selama lebih dari 30 tahun, ia mengungkapkan bahwa belum pernah merasakan kondisi jalan yang layak. Terutama saat musim hujan yang menyebabkan jalan berlumpur dan sulit dilalui, serta berdebu saat musim kemarau.

Subari berharap dengan dimulainya perbaikan ini, akses transportasi semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih efisien, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

“Kami selama ini merasakan kondisi jalan yang kurang baik, sementara penghasilan masyarakat harus didukung infrastruktur yang memadai. Kami berterima kasih aspirasi ini terserap oleh Pak Gubernur dan jajaran,” ucapnya.

​Sementara itu, Kepala Desa Sumber Agung Kecamatan Rawa Pitu, Sahel S., mengapresiasi langkah nyata Pemprov Lampung. Ia menyebutkan bahwa akses ini merupakan jalur vital bagi sekitar 3.000 penduduk desa serta penghubung utama ke Kecamatan Penawar Aji.

​“Ini eksekusi yang luar biasa bukan cuma base, tapi langsung rigid beton oleh Pak Gubernur. Mudah-mudahan dilanjutkan di 2027, 11 kilo kita selesai dari Penawar Aji,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Lampung juga meninjau ruas Sp. Unit VIII – Gedong Aji Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *