Program Desaku Maju Solusi Konkret Ekonomi Inklusif

Berita Utama154 views

Cyberindonesia.net – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membeber Program Desaku Maju sebagai solusi konkret untuk mendorong ekonomi inklusif dan meningkatkan nilai tambah.

Program ini berfokus pada pengolahan hasil pertanian langsung dari desa melalui penyediaan mesin pengering (dryer), pupuk organik cair, pelatihan vokasi, serta penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Melalui Program Desaku Maju, jagung, padi, singkong, kopi, dan kakao akan dikeringkan dan diolah di desa sebelum dipasarkan,” ucap Kiyai Mirza, sapaan akrab Gubernur Lampung, dalam Coffee Morning bersama pimpinan dunia usaha yang digelar di PT. Nestle Indonesia Panjang Factory, Kota Bandar Lampung, Rabu, 28 Januari 2026.

Kiyai Mirza menuturkan bahwa langkah ini terbukti mampu meningkatkan harga jual hasil panen, menekan biaya logistik, memperkuat daya tawar petani, serta membuka lapangan kerja di desa.

Gubernur Lampung juga mengungkapkan bahwa desa-desa yang telah memiliki mesin dryer menunjukkan peningkatan signifikan pada harga jagung. Harga jagung di desa yang memiliki dryer dapat bertahan di kisaran Rp4.000 per kilogram. Sementara desa yang belum memiliki fasilitas tersebut mengalami penurunan harga yang cukup tajam.

“Tambahan pendapatan petani bisa mencapai sekitar Rp1 juta per hektare hanya karena adanya dryer. Dampaknya sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat desa,” tutur Kiyai Mirza.

Sebagai informasi, hingga saat ini, Pemprov Lampung telah menyalurkan dryer di puluhan desa dan menargetkan kebutuhan sekitar 500 unit dryer untuk seluruh wilayah Lampung.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan fasilitas pupuk organik cair di desa-desa untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *