Cyberindonesia.net – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Lampung gerak cepat meni daklanjuti kolaborasi KONI Lampung dengan pengelola Taman Kehati Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.
Perbakin segera membangun sarana dan prasarana cabang olahraga menembak untuk latihan maupun bertanding di kawasan konservasi tersebut.
Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Hendro Susanto menyakan bahwa di kawasannitu memang sejak beberapa waktu lalu sudah dibangun sarana lapangan tembak. Namun karena kemungkinan ada miskomunikasi, sehingga tidak termanfaatkan oleh Perbakin.
“Begini saja, kami tidak ingin bicara ke belakang. Kami sudah rembug dengan pak Ketum Perbakin dan pengurus lainnya. Intinya kami menunggu surat penetapan dari KONI maupun pengelola Taman Kehati yang menyebutkan tentang hak kelola lahan. Ini penting, agar kami memiliki dasar yang jelas untuk melakukan pembenahan dan pembangunan saran latihan dan pertandingan itu,” kata Hendro di Kantor Perbakin, Kota Bandar Lampung, Rabu, 11 Pebruari 2026.
Menurut Hendro, lokasi lapangan menembak sangat bagus sekali. Lokasi kawasan yang luas dan memadai untuk beberapa nomor, seperti Tembak Reaksi serta beberapa nomor Men’s Trap dan Women Trap.
“Nomor-nomor itu sangat cocok untuk pengembangan wisata, namun memang masih ada beberapa perbaikan dari bangunan yang sudah ada. Di antaranya tanggul atau temboknya masih kurang tinggi. Karena ada standar yang harus diikuti dari aturan ISSF atau International Shooting Sport Federation (Federasi Olahraga Menembak Internasional),” ujarnya.
Kendala lainnya yang harus turut dibantu oleh Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera menghidupkan kawasan itu adalah akses jalan masuk ke kawasan olahraga dan saluran listrik.
“Ini sangat penting untuk difasilitasi. Kalau kami sudah sepakat siap membangun venue Perbakin. Kami siap membangun jalan masuk ke kawasan dari jalan utama di kawasan Taman Kehati, dan kami pasti membangun sarana sanitasi dan mess di sana karena wilayahnya cukup jauh dari Bandar Lampung. Namun untuk membangun jalan masuk utama, kami berharap pemerintah provinsi bisa membantu. Kawasan ini pasti akan produktif kelak,” tutur Hendro.
Ia bersama beberapa pengurus Perbakin sudah meninjau lapangan tersebut. Juga telah menginvetarisir kebutuhan yang akan dibangun, termasuk untuk membuat embung guna menampung air dari sawah sekitarnya.
“Lokasi kami beririsan dengan cabor Anggar, di mana di sana itu nantinya kami pergunakan sebagai tempat parkir untuk area Menembak Reaksi atau Berburu dan nomor Trap. Jika dukungan pembangunan jalan tersebut segera dilakukan, maka kami yakin bahwa Perbakin yakin dapat mengembangkan wilayah ini sebagai destinasi wisata, sport tourism yang akan dipergunakan juga untuk kejuaraan-kejuaraan terbuka skala nasional,” ucap Hendro.***

