Gymnastik Optimis Ikut Porprov Lampung 2026

Olahraga233 views

Cyberindonesia.net – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Gymnastik Indonesia (FGI) Lampung optimis menjadi satu di antara cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026 mendatang. Sebab, syarat minimal adanya delapan pengurus kabupaten (pengkab) dan pengurus kota (pengkot) segera terpenuhi.

Sekretaris Umum PGI Lampung Supeno memastikan proses pembentukan pengurus di beberapa kabupaten dan kota segera selesai. Selanjutnya, diadakan rapat koordinasi PGI se-Lampung.

“Secara teknis sudah ada delapan organisasi yang terbentuk di kabupaten dan kota. Tentu tidak sekadar membentuk kepengurusan, karena juga terkait dengan pelatih dan atletnya,” kata Supeno di Bandar Lampung, Sabtu, 13 September 2025.

Kedelapan kabupaten dan kota itu di antaranya Kota Metro dan Bandar Lampung, serta Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Timur, Pringsewu, Lampung Utara, Lampung Tengah dan Lampung Selatan.

“Ini bervariasi, bahwa ada beberapa yang bulan ini melakukan Muskab (musyawarah kabupaten) dan yang lain sudah menginventarisasi kepelatihan dan atletnya, karena ini kami wajibkan agar setiap daerah kelak bisa menyumbang atlet ke provinsi Lampung,” tutur Supeno.

Mengenai Porprov, Supeno juga belum bisa memastikan disiplin apa yang akan dilombakan dan diperkenalkan. Sebab, tidak semua daerah memiliki atlet seperti di provinsi.

Namun demikian, yang terbesar peluangnya adalah Sport Aerobic dengan beberapa nomor perlombaannya kelak bisa dipertandingkan.

“Kalau Ritmik, dan Artistik kan meman sangat spesifik, jadi kemungkinan ini diperkenalkan secara luas dulu. Namun kemungkinan yang strategis bisa dilombakan nomor atau disiplin Sport Aerobik. Namun ini juga masih akan kami bicarakan dengan ibu ketua dan seluruh pengurus serta pelatih,” ujar Supeno.

Porprov yang dijadwalkan berlangsung tahun 2026 memang belum ditentukan tempat pelaksanaannya. Hal itu tiga kabupaten calon tuan rumah bersama belum sanggup menghelat Porprov dengan alasannya kemampuan anggaran dan infrastruktur.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *