Utsus Presiden Tandem Paralayang di Batu Alif Lampung

Olahraga242 views

Cyberindonesia.net – Utusan Khusus (Utsus) Presdien Bidang Pariwisata, Zita Anjani melihat dari dekat situasi venue Paragliding Batu Alif, Bakauheni Kabupaylten Lampung Selatan, Selasa, 9 September 2025.

Bahkan, Zita mencoba ikut terbang tandem bersama Pilot Paralayang Deon yang berkeliling di atas kawasan pegunungan dan melalui atas kawasan Wisata Minang Rua, yang saat ini dikelola oleh kelompok sadar wisata setempat.

Istri Bupati Lampung Selatan itu juga banyak berdiskusi dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Bobby Irawan, Ketua Paralayang Provinsi Lampung Letkol Laut (T) Gatot Suryono, dan para pilot Paralayang, Budi Martha dan lain-lain.

Zita juga menerima laporan terkait progres lokasi ini sejak awal diberikan ijin oleh pemilik lahan hingga saat ini. Di mana perjuangan komunitas Paralayang Lampung yang gigih di bawah komando Gatot Suryono mengupayakan adanya venue yang permanen untuk Paralayang.

Zita lalu ikut terbang tandem bersama pilot Paralayang dalam satu putaran terbang di atas kawasan Batu Alif dan pantai Minang Rua Bakauheni.

Zita memberikan respons positif atas berbagai masukan para pecinta dan pegiat Paralayang. Dia tampak sangat terkesan dengan pembahasan tentang sport tourism kawasan itu.

Ketua Paralayang Lampung Letkol Laut (T) Gatot Suryono menyatakan bahwa kehadiran Zita Anjani memberikan harapan besar untuk Paralayang Lampung menuju program-program selanjutnya.

“Kami sangat berterima kasih kunjungan Bu Zita untuk menjajal terbang dengan Paralayang di kawasan ini, sehingga ini memberikan energi baru bagi kami. Minimal Bu Zita sudah merasakan sendiri bagaimana terbang di kawasan ini dan bagaimana indahnya Lampung Selatan. Sehingga ke depan bisa memberikan untuk membantu Paralayang Lampung bukan saja sebagai cabang olahraga prestasi, namun dalam kapasitasnya juga sebagai partner sport tourism khususnya di Lampung Selatan,” kata Gatot.

Secara tegas Gatot menyebutkan bahwa saat ini Paralayang Lampung masih semuanya mandiri dan dibantu masyarakat setempat di sekitar Batu Alif.

“Harapan kami jelas, mohon dibantu untuk beberapa hal yang cukup penting yakni perbaikan akses jalan masuk, kemudian aliran listrik dan air bersih. Ini kebutuhan primer di kawasan Batu Alif Paragliding Site, Dusun Kayu Tabu, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni. Tentu feed back-nya pasti kepada pariwisata Lampung Selatan,” ucap Gatot.

Pegiat Paralayang Lampung Budi Martha, sebagai pilot Paralayang yang sudah berlisensi mengatakan bahwa ini momentum baik untuk memberikan bukti bahwa insan Paralayang Lampung sangat serius mengembangkan olahraga ini termasuk untuk kegiatan wisata.

“Kami tentu sangat senang kini telah memiliki lokasi khusus, yang diperjuangkan dengan gigih oleh Pak Gatot dan kawan-kawan lain serta ada keikhlasan pemilik lahan di Batu Alif ini sebagai venue take off dan landing paralayang Lampung. Ini sumbangsih yang luar biasa dan modal awal yang hebat,” kata Budi.

Ia berharap kehadiran Utsus Presiden akan memberikan nilai plus ke depannya. Sebab, semua hal kelebihan dan kekurangan di sini sudah diceritakan kepadanya.

“Ya semoga Bu Zita bisa memberikan supporting untuk kawasan ini,” ujarya.

Terpisah, Bambang Abiyono, pilot Paralayang dan paramotor Lampung juga mengapresiasi kegigihan perjuangan pegiat paralayang Lampung di bawah mentor Gatot Suryono.

“Saya sangat berharap bahwa paralayang Lampung diberikan ruang yang lebih luas dan dukungan yang nyata. Karena selain sebagai kekuatan baru olahraga prestasi Lampung, juga akan memberikan duungan besar pada pariwisata Lampung,” tuturnya.

Berbagai wilayah pantai di Lampung terkoneksi dengan bukit dan gunung-gunung. Potensi itu memberikan peluang besar mengembangkan sport tourism.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *