Cyberindonesia.net – Provinsi Lampung mengirimkan 194 atlet dari 17 cabang olahraga untuk mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) XIX di Jawa Tengah, 19-28 September 2025. Turut mendampingi 35 pelatih dan 40 ofisial tim. Total kontingen Lampung berjumlah 269 orang.
Jumlah ini terbesar sepanjang keikutsertaan Lampung di ajang dua tahunan tersebut. Pada POMNas XVIII di Kalimantan Selatan Tahun 2023, Lampung hanya mengutus 53 orang. Hasilnya, Lampung hanya menduduki posisi 22 klasemen medali dengan raihan 1 Emas dan 5 Perunggu.
Kala itu, peringkat lima besar di kuasai Pulau Jawa. Secara berurutan adalah DKI Jakarta dengan perolehan 84 Emas, 49 Perak, 47 Perunggu; Jawa Barat 50 Emas, 37 Perak, 53 Perunggu; Jawa Timur 49 Emas, 45 Perak, 49 Perunggu; Jawa Tengah 39 Emas, 35 Perak, 36 Perunggu, dan DI Yogyakarta 19 Emas, 17 Perak, 23 Perunggu.
“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pimpinan perguruan tinggi yang telah mendukung pembinaan olahraga di lingkungan kampus, serta kepada para pelatih dan pendamping yang selama ini membina dan menempa para atlet mahasiswa kita hingga siap berlaga,” kata Taufik.
Menurut Taufik, POMNas bukan sekadar soal menang dan kalah. Lebih dari itu, ini adalah medan untuk menunjukkan sportivitas, semangat juang, kerja sama tim, dan prestasi.
Kata Taufik, keikutsertaan mahasiswa Lampung dalam ajang ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga merupakan bentuk nyata bahwa olahraga di lingkungan pendidikan tinggi terus berkembang dan mendapat tempat yang penting.
“Kalian adalah duta-duta olahraga mahasiswa Lampung. Tunjukkan sikap yang terpuji, jaga nama baik diri, kampus, dan daerah. Tampilkan kemampuan terbaik, berikan usaha maksimal, dan percayalah bahwa hasil tidak akan mengkhianati proses,” katanya.
Taufik menambahkan bahwa beberapa atlet beladiri yang tergabung dalam tim ini, juga akan mewakili Provinsi Lampung pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri di Kudus, Jawa Tengah, pada Oktober mendatang.
“Untuk itu, saya berpesan kepada para atlet agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, bertanding dengan semangat juang tinggi, dan menunjukkan performa terbaik. Kepada seluruh kontingen, baik atlet maupun ofisial, saya tekankan pentingnya menjaga disiplin, integritas, dan sportivitas, serta yang tak kalah penting adalah jaga nama baik Provinsi Lampung dan almamater masing-masing,” ucapnya.
Pelepasan kontingen Lampung dihadiri Rektor Universitas alampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, dan Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Provinsi Lampung, Prof Sunyono, para pimpinan 17 perguruan tinggi di Lampung yang mengirimkan atletnya ke POMNas.
Seyogyanya, ada 207 personel, namun karena satu tim basket Universitas Bandar Lampung tidak jadi berangkat, maka total atlet 194 orang.
POMNas mulai digelar pada tanggal 19 hingga 28 September 2025, di dua daerah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Semarang dan Solo. Pertandingan 13 cabang olahraga di Semarang, dan empat cabor di Solo.
Adapun penanggungjawab kontingen Lampung langsung Ketua Umum Bapomi Prof Sunyono, Ketua Kontingen Wakil Rektor 3 UM Metro Dr Eva Olia, dengan koordinator di Semarang Sri Sulastuti, S.H, dan di Solo Drh Madi Hartono.
Sementara 17 cabang olahraga yang diikuti adalah Atletik, Bulutangkis, Bola Basket, Bola Voli Pasir dan Indoor, Catur, Karate, Panahan, Petanque, Pencak Silat, Panjat Tebing, Renang, Sepak Takraw, Tenis Lapangan, Tarung Drajat, Taekwondo dan Wushu. Sementara ada 4 cabang olahraga masuk eksibisi adalah Sepatu Roda, Pickelball, Woodball dan Kabaddi.
Empat cabor yang bermain di Kota Solo adalah Pencak Silat, Petanque, Sepaktakraw dan tarung Drajat. Selebihnya dimainkan di Semarang, termasuk empat cabang olahraga eksibisi.***

