Pendaftaran Peserta PON Bela Diri Dibuka 9-19 September 2025

Olahraga305 views

Cyberindonesia.net – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung harus segeta bersiap prasyarat atlet yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II/2025 di Kudus, Jawa Tengah, pada Oktober mendatang.

Pasalnya, KONI Pusat telah memutuskan tetap pada timeline semula, yakni membuka pendaftaran peserta PON Bela Diri pada 9-19 September 2025.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) 1 KONI Pusat Suwarno pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Tahun 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu, 6 September 2025.

Suwarno menyebutkan progres persiapan PON Bela Diri. Sesuai timeline, bahwa pada Juni 2025 memberikan informasi kegiatan cabang olahraga dan nomor pertandingan PON Bela Diri. Lalu, Agustus 2025, sosialisasi kepada KONI seluruh Indonesia serta penyampaian informasi teknis pelaksanaan.

“Pada tanggal 8 September, pekan depan, sosialisasi sistem pendaftaran, tanggal 9–19 September pendaftaran peserta, dan tanggal 20–24 September 2025 verifikasi data pendaftaran oleh cabang olahraga,” ucapnya.

Suwarno juga menyampaikan persiapan menuju PON XXII/2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Pentingnya kesiapan teknis dan kedisiplinan seluruh pihak dalam menyukseskan PON Bela Diri maupun PON XXII di NTB-NTT,” katanya.

KONI Provinsi Lampung memang telah bersiap menyambut PON Bela Diri. Bahkan, Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science  telah melakukan uji fisik atlet sembilan cabang olahraga (cabor) Bela Diri selama dua hari, 20-21 Agustus 2025. Tes berlangsung di kompleks Kantor KONI Provinsi Lampung, PKOR Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Wakil ketua umum II Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science Riagus Ria menuturkan ada 111 atlet dari 9 cabor Bela Diri yang sudah tercatat mengikuti tes fisik. Tes menjadi acuan dalam mengambil keputusan, khususnya bagi para pelatih yang akan menurunkan atlet-atletnya.

“Masih ada waktu untuk melakukan evaluasi dari hasil tes, dan nanti kami akan kembalikan kepada para pelatih untuk mengambil keputusan akhirnya. Jadi, ini merupakan pola sinergi KONI dengan cabor yang secara rutin nantinya menjadi pola pembinaan bersama, demi meraih prestasi untuk Lampung,” ujar Riagus, pada Rabu, 20 Agustus lalu.

Evaluasi PON

Waketum 1 KONI Pusat Suwarno menerangkan bahwa KONI Pusat telah melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan PON sebelumnya. Mulai dari Jawa Barat, Papua, hingga Aceh-Sumut. Satu di antara persoalan yang menjadi sorotan adalah kasus doping, khususnya pada cabor Binaraga yang kerap mendominasi pelanggaran.

Bahwa berdasarkan surat pernyataan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PP PBFI), ditegaskan komitmen untuk memberikan sanksi seumur hidup bagi atlet maupun pelatih yang terbukti melakukan doping pada PON Aceh-Sumut, dan menyatakan kesiapannya untuk menerima konsekuensi degradasi dari keanggotaan KONI Pusat apabila masih terjadi kasus serupa.

Menurut Suwarni, sikap tegas ini sejalan dengan langkah KONI Pusat dalam pemberian sanksi demi menjaga sportivitas dan integritas olahraga nasional.***

Timeline PON Bela Diri II/2025

• Juni 2025: Informasi kegiatan cabang olahraga dan nomor pertandingan PON Bela Diri.

• Agustus 2025: Sosialisasi kepada KONI seluruh Indonesia serta penyampaian informasi teknis pelaksanaan.

• 8 September 2025: Sosialisasi sistem pendaftaran.

• 9–19 September 2025: Pendaftaran peserta.

• 20–24 September 2025: Verifikasi data pendaftaran oleh cabang olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *