Gubernur Lampung Pantau Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H

Berita Utama109 views

Cyberindonesia.net – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau langsung situasi malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Pos Pengamanan (Pospam) Masjid Raya Al-Bakrie, Kota Bandar Lampung, Jumat, 20 Maret 2026.

Pemantauan juga dilakukan di sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandarlampung, antara lain Jalan Diponegoro, Jalan Dr. Susilo, dan Jalan Jenderal Sudirman. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di tengah meningkatnya aktivitas warga.

Gubernur Lampung menyampaikan bahwa secara umum situasi malam takbiran di wilayah Lampung terpantau aman dan terkendali. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan telah bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Alhamdulillah, sampai malam ini situasi di Lampung dalam kondisi aman dan terkendali. Kami bersama TNI, Polri, dan seluruh stakeholder terus berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kiyai Mirza, sapaan akrab Gubernur Lampung.

Kiyai Mirza menyempatkan diri menyapa masyarakat yang melaksanakan takbiran, sekaligus mengimbau agar perayaan dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga suasana kondusif. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengungkapkan bahwa sebelum pelaksanaan pemantauan, pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi nasional melalui zoom meeting bersama Kapolri dan seluruh jajaran Polda se-Indonesia di Mapolresta Bandar Lampung.

Dalam rangka pengamanan Idul Fitri, Polda Lampung telah menyiapkan 57 pos pengamanan, 20 pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di seluruh wilayah provinsi.

“Sebanyak kurang lebih 3.900 personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota turut dilibatkan,” ujar Helfi.

Helfi juga menyampaikan bahwa terjadi peningkatan aktivitas masyarakat, terutama dari arus kedatangan melalui Pelabuhan Merak menuju Bakauheni yang mengalami lonjakan signifikan. Meski demikian, situasi tetap terkendali.

“Sejak dimulainya operasi pada 13 Maret, kami mencatat angka kecelakaan lalu lintas nol, begitu juga dengan tindak pidana seperti pencurian, kekerasan maupun begal yang juga nol,” jelasnya.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan hingga arus balik Lebaran yang diperkirakan berlangsung pada 23 hingga 29 Maret mendatang. Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan maupun beraktivitas.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan Idul Fitri di Lampung dapat berjalan dengan tertib, aman, lancar dan terkendali,” ucapnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *