Polisi Gagalkan Rencana Tawuran di Jaktim

Jakarta107 views

Cyberindonesia.net – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya menggagalkan rencana aksi tawuran di kawasan Kampung Mekarsari, Jakarta Timur.(Jaktim).

Polisi mengamankan empat pemuda beserta sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran. Keempat pemuda itu diamankan saat petugas melakukan patroli dini hari pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 02.04 WIB.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan  patroli Perintis Presisi terus diintensifkan guna mencegah potensi gangguan keamanan, khususnya aksi tawuran dan kejahatan jalanan pada malam hingga dini hari.

“Patroli Perintis Presisi kami tingkatkan di titik-titik rawan guna mencegah terjadinya tawuran maupun tindak kriminalitas lainnya sehingga masyarakat dapat merasa lebih aman,” katanya.

Dalam patroli yang dipimpin Ipda Abdul Kadzim dan Ipda M.P. Ambarita, petugas mendapati sekelompok pemuda yang berkumpul dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui para pemuda tersebut diduga hendak melakukan tawuran dan tengah mencari kelompok lawan yang disebut sebagai “Gangster Cibubur”.

Polisi kemudian melakukan pendalaman dan menemukan sejumlah senjata tajam yang telah disiapkan para pemuda tersebut di lokasi mereka berkumpul di kawasan Kampung Mekarsari. Empat pemuda berinisial ARA, MRV, AM, dan RA kemudian diamankan guna mencegah aksi tawuran terjadi.

Dari tangan para pemuda itu, polisi menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor serta 12 senjata tajam yang terdiri dari 10 bilah celurit, satu bilah corbek, dan satu bilah samurai. Selanjutnya para pemuda beserta barang bukti dibawa ke Polsek Cimanggis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi tawuran.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan mengawasi pergaulan anak-anaknya agar tidak terlibat tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *