Lampung Tengah, Cyber Indonesia – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan), I Ketut Suwendra, resmi menerima mandat sebagai Ketua Ranting Desa Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah. Penugasan tersebut diberikan langsung oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Lampung Tengah sebagai langkah strategis memperkuat struktur partai hingga ke tingkat desa.
Bagi Suwendra, amanah ini bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan kepercayaan besar yang harus dijalankan dengan kerja nyata dan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa kekuatan partai justru ditentukan dari soliditas di tingkat paling bawah.
“Hari ini kita mendapat penugasan dari DPC PDI Perjuangan Lampung Tengah menjadi Ketua Ranting Desa Mataram Udik,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Suwendra yang juga menjabat sebagai anggota Komisi IV DPR RI mengungkapkan bahwa ranting yang dipimpinnya memiliki potensi politik sangat besar. Tercatat ada 23.347 pemilih di Desa Mataram Udik, menjadikannya basis pemilih terbesar di Kabupaten Lampung Tengah.
Jumlah tersebut dinilai sebagai kekuatan strategis yang harus dikelola melalui konsolidasi kader, penguatan struktur organisasi, serta pendekatan langsung kepada masyarakat.
“Ini basis terbesar di Lampung Tengah, sehingga membutuhkan kerja kolektif, terorganisir, dan menyentuh masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut ia juga menegaskan, tugas di tingkat ranting bukanlah penurunan posisi, melainkan strategi politik untuk memperkuat fondasi partai dari akar rumput. Menurutnya, kemenangan dalam kontestasi politik hanya bisa diraih jika struktur paling bawah solid dan aktif.
Suwendra berkomitmen menghadirkan politik yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ia akan mendorong program yang berkaitan dengan sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan, sejalan dengan tugasnya di Komisi IV DPR RI.
Ia juga menekankan bahwa kerja politik tidak boleh hanya muncul saat menjelang pemilu, tetapi harus berlangsung terus-menerus melalui pelayanan kepada rakyat.
“Kita fokus pada konsolidasi internal, penguatan kader, dan program nyata yang dirasakan langsung masyarakat,” tegasnya.
Suwendra mengibaratkan struktur partai seperti pohon yang harus memiliki akar kuat agar mampu tumbuh kokoh. Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga disiplin organisasi, memperkuat soliditas, serta mengedepankan politik yang santun dan pro-rakyat.
“Kita ingin ranting ini menjadi model penguatan organisasi berbasis rakyat. Perjuangan dimulai dari desa, dari rumah ke rumah, dari hati ke hati,” pungkasnya.

