Kolaborasi LSM HARIMAU dan Disparekraf DKI Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Jakpreneur

Jakarta89 views

Jakarta, Cyber Indonesia – Upaya memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di DKI Jakarta terus digencarkan. LSM HARIMAU DPW DKI Jakarta melakukan audiensi resmi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta guna membangun kolaborasi strategis dalam pengembangan UMKM dan subsektor ekonomi kreatif.

Ketua DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Neville GJ Muskita, mengatakan bahwa kemitraan ini merupakan strategi jangka panjang agar UMKM binaan tidak berjalan sendiri.

“Kami ingin UMKM memiliki pijakan yang kuat legal, tertata, dan terhubung dengan ekosistem resmi pemerintah. Kolaborasi ini adalah strategi jangka panjang untuk mendorong UMKM naik kelas,” ujarnya Neville, Rabu 25/2//2026 di Jakarta Utara.

Lebih lanjut, pertemuan ini menjadi langkah awal integrasi UMKM binaan LSM HARIMAU ke dalam sistem pembinaan pemerintah daerah. Disparekraf DKI memaparkan skema penguatan melalui program Jakpreneur (P7), yang menyediakan jalur pembinaan menyeluruh mulai dari pendataan, pelatihan, legalitas usaha, hingga akses permodalan.

Melalui program Jakpreneur, pelaku UMKM tidak hanya mendapat pelatihan teknis, tetapi juga diarahkan memiliki legalitas usaha yang jelas. Akses promosi dan pemasaran, peluang pembiayaan lebih luas, serta pendampingan berkelanjutan.

LSM HARIMAU menyatakan siap mengonsolidasikan data UMKM binaannya agar dapat masuk ke dalam ekosistem pembinaan resmi pemerintah daerah.

Dalam audiensi tersebut, penguatan tata kelola usaha juga menjadi fokus utama. Pemanfaatan aplikasi SI APIK didorong sebagai alat pencatatan keuangan sederhana yang membantu UMKM lebih akuntabel dan siap mengakses lembaga keuangan formal.

Langkah ini dinilai penting agar UMKM tidak hanya berkembang dari sisi produksi, tetapi juga memiliki manajemen keuangan yang tertib dan profesional.

Sebagai tindak lanjut, LSM HARIMAU akan menyerahkan proposal kegiatan serta data UMKM binaan sebagai dasar penyusunan program kolaboratif berikutnya.

Untuk diketahui, sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi model kemitraan produktif dalam memperkuat ekonomi kreatif Jakarta, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang, mandiri, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *