Musprov FOBI, KONI Lampung Integrasikan Barongsai ke dalam Ecotourism

Olahraga135 views

Cyberindonesia.net – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Lampung menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) di ruang rapat Yayasan Suaka Insan, Kota Bandar Lampung, Minggu, 8 Februari 2026. Agenda utama musyawarah ini adalah pemilihan ketua baru serta penguatan program kerja ke depan.

Wakil Ketua Umum IV KONI Lampung Achmad Chrisna Putra, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Musprov FOBI Lampung. Ia menekankan bahwa Barongsai kini bukan sekadar seni budaya, melainkan cabang olahraga prestasi yang telah resmi menjadi anggota KONI.

“Kami mendukung penuh Musprov ini. Harapannya, kepengurusan mendatang bisa lebih aktif, terutama dalam membentuk pengurus di tingkat kabupaten/kota melalui program roadshow,” ujar Chrisna.

Ia juga menyoroti potensi sosialisasi di daerah seperti Mesuji, Tulang Bawang, dan Lampung Barat. “Olahraga ini sangat menarik. Jika disosialisasikan dengan baik, saya yakin peminatnya akan melonjak dan Barongsai akan menjadi aset prestasi bagi KONI Lampung,” tuturnya.

Selain itu, Chrisna juga mengungkapkan rencana integrasi Barongsai ke dalam program Sport Ecotourism yang sedang dikembangkan KONI Lampung di Taman Kehati, Kota Baru. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat olahraga berwawasan lingkungan yang mampu menarik wisatawan.

Ketua Harian Pengurus Besar (PB) FOBI Arifin Himawan, yang hadir mewakili ketua umum, menekankan pentingnya kepemimpinan yang visioner. Menurutnya, Barongsai adalah olahraga yang menuntut konsistensi fisik dan teknik yang terukur secara internasional.

“Pembinaan di Lampung harus berkembang. Penilaian dalam pertandingan kita merujuk pada standar dunia, sehingga atlet kita tidak terkendala aturan saat bertanding di level internasional,” ucap Arifin.

Ia juga menyinggung pesan khusus dari Ketua Umum PB FOBI Edy Kusuma, yang merupakan putra daerah Lampung. Beliau sangat konsen agar Lampung segera melakukan terobosan agar atletnya mampu bersaing di kancah nasional.

Terkait wacana sport tourism, Arifin menjelaskan bahwa PB FOBI sudah mulai mengimplementasikannya, seperti pelaksanaan Kejurnas di Bali dan Yogyakarta.

“Kita sejalan dengan visi KONI. Olahraga harus memberi manfaat bagi pariwisata dan ekonomi kerakyatan. Tidak menutup kemungkinan Lampung bisa menjadi tuan rumah ajang nasional ke depannya, apalagi Lampung juga tengah bersiap mengajukan diri sebagai tuan rumah PON 2032,” ujarnya ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *