PJSI Lampung Fokus Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih

Olahraga164 views

Cyberindonesia.net – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Lampung menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026 di Ruang Rapat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung, Sabtu, 31 Januari 2026.

Rekerprov diikuti tujuh kabupaten/kota.  Kegiatan tersebut sebagai momen pembuktian hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan selama bertahun-tahun.

Ketua PJSI Lampung Kompol Sukamso menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi fase krusial bagi judo Lampung. Sejumlah kejuaraan nasional hingga internasional telah menanti. Termasuk agenda besar daerah, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung di Kota Bandar Lampung.

“Tahun 2026 ini bukan lagi fase biasa. Ini adalah momentum pembuktian. Hasil pembinaan yang kita lakukan selama ini harus terlihat nyata di kejuaraan-kejuaraan yang akan kita hadapi,” ujar Sukamso.

Ia menjelaskan, bidang pertandingan serta seluruh perangkat teknis untuk memastikan validasi data atlet dan sektor pertandingan dilakukan secara akurat, seiring semakin jelasnya regulasi judo nasional dan internasional.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya pelatih, juga menjadi perhatian utama.

“Saya minta di tahun 2026 ini kita lebih fokus pada pelatihan dan sertifikasi pelatih sesuai standar terbaru. Prestasi tidak akan maksimal tanpa kualitas pelatih dan wasit yang mumpuni,” katanya.

Menurut Sukamso, pentingnya menjaga capaian prestasi Judo Lampung di tingkat nasional dan internasional. Sekaligus memperhatikan pendidikan dan masa depan atlet, baik atlet muda maupun senior, agar pembinaan berjalan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi KONI Lampung Sri Sulastuti menilai Rakerprov PJSI sebagai forum strategis untuk menyusun sekaligus mengevaluasi program kerja secara realistis dan terukur.

“Rapat kerja ini bukan hanya untuk merencanakan kegiatan, tetapi juga mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan menyusun strategi terbaik agar program benar-benar bisa dilaksanakan,” kata Sri.

Dia menekankan pentingnya kesepakatan bersama atas kekhasan masing-masing cabang olahraga, termasuk judo, agar program yang dirumuskan tidak hanya tertulis di atas kertas, tetapi dapat dijalankan secara optimal.

“Judo menjadi salah satu cabang olahraga unggulan yang mendapat perhatian lebih dari KONI Lampung, terutama dalam target perolehan medali emas pada ajang-ajang besar ke depan,” ucap Sri.

Dirinya berharap, PJSI Lampung berkomitmen menjadikan 2026 sebagai tahun kebangkitan judo Lampung, dengan pembinaan yang terarah, profesional, dan berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *