Lampung Prospektif Jadi Kekuatan Baru Senam Nasional

Olahraga243 views

Cyberindonesia.net – Komite Olahraga Nasional lndonesia (KONI) Provinsi Lampung optimistis Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Lampung menjadi kekuatan baru dalam kancah olahraga Senam nasional. Baik Senam Ritmik maupun Senam Aerobik.

Demikian terungkap dalam Rapat Koordinasi Pemantapan Program Pembinaan Atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2032, di Kantor KONI Lampung, Kompleks Pusat Kegiatan Olahraga Lampung di Way Halim, Kota Bandar Lampung, Senin, 19 Januari 2026.

Rakor dipimpin Wakil Ketua Umum II KONI Lampung Riagus Ria. Hadir jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) FGI Lampung, pelatih, dan tim teknis FGI Lampung.​

Riaagus Ria mendorong FGI Lampung untuk segera menata sistem pembinaan yang terukur. Menurutnya, Gimnastik memiliki potensi besar untuk menjadi cabang olahraga (cabor) unggulan Lampung di masa depan.

“Perencanaan sejak dini sangat penting. Kami ingin Gimnastik menjadi lumbung medali bagi Lampung pada PON 2032 mendatang,” ujar Riaagus.

Keyakinan itu melihat FGI Lampung tercatat aktif dalam berbagai ajang bergengsi. Mulai dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Asian Championship, hingga mengirimkam pesenam Ritmik Senior Tri Wahyuni mengikuti 41st FIG Rhythmic Gymnastics World Championship di Rio de Jeneiro, Brasil, 20-24 Agustus 2025.

Riaagus juga optimistis terhadap regenerasi atlet yang ada saat ini. Hal tersebut dapat dilihat dari prestasi pesenam Lampung di kelompok umur (KU). Sepanjang tahun 2025 ada segudang prestasi.

Berawal dari ajang Juara Umum Gymnastics Jakarta Open pad Juni 2025. Lampung meraih 17 medali dengan rincian 6 Emas, 6 Perak, 5 Perunggu.

Lalu, Kejurnas bertajuk Marshall Gymnastic 2025 di Cibubur 6-8 Desember 2025, pesenam Aerobik meraih 4 Emas, 3 Perak, dan 3 Perunggu.

Pada Jabar Gimnastik Open 17-19 Desember 2025, sebanyak 11 pesenam Ritmik KU 11-15 tahun meraih 15 medali Emas, 2 Perak, dan 1 Perunggu.

Pesenam Aerobik Lampung juga mengikuti jejak Senam Ritmik pada Jabar Gimnastik Open 2025. Mereka meraih 3 Emas, 5 Perak, dan 1 Perunggu

​”Potensi junior kita sangat menjanjikan. Targetnya, pada 2027 performa atlet junior sudah harus mendekati level senior agar kita memiliki lapis kedua yang siap bersaing dengan daerah besar,” tutur Riagus.

​Dalam rapat tersebut, FGI Lampung juga menyepakati beberapa poin strategis. Di antaranya, ​rencana venue mengajukan Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung sebagai lokasi pertandingan Gimnastik.

Lalu, menerapkan sistem levelisasi. Bahwa perlu standarisasi kemampuan atlet untuk memantau perkembangan secara objektif.

Berikutnya, FGI fokus fasilitas dan alat standar nasional, karena keterbatasan alat masih menjadi tantangan utama. Meski demikian, latihan rutin atlet terus berjalan intensif di beberapa lokasi. Seperti Hall C KORMI, Gedung Pahoman, dan Gedung Kemuning,

“KONI akan mengawal upaya FGI untuk memperoleh dukungan pengadaan alat dari Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga). Atlet butuh lantai khusus dan alat standar nasional agar latihan lebih aman dan optimal,” ucap Riaagus.

​Sebagai penutup, rapat juga menyepakati penguatan SDM juri, dan peningkatan frekuensi kejuaraan KU. Tak luput juga terkait pemberian uang pembinaan bagi atlet berprestasi untuk menjaga motivasi mereka menuju panggung dunia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *