KONI Lampung Akomodir Kebutuhan Lapangan Tembak Perbakin

Olahraga128 views

Cyberindonesia.net – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Lampung hingga kini masih terkendala sarana pembinaan atlet menembak di nomor Berburu, Skeet dan Trap.

Kendala tersebut terungkap dalam diskusi bersama Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Taufik Hidayat pada Minggu, 18 Januari 2026. Diskusi seusai Taufik menutup Shooting Training Camp (STC) II di Lapangan Tembak Perbakin, Sukarame, Kota Bandar Lampung.

Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa saat ini KONI Provinsi Lampung bekerjasama dengan pengelola Taman Kehati di kawasan Kota Baru, memang sudah melakukan pembicaraan yang sangat intens untuk menggunakan lahan sebagai tempat berlatih maupun bertanding beberapa cabang olahraga (cabor) yang banyak menggunakan lapangan terbuka.

Beberapa yang sudah diundang dan diajak bicara di antaranya Paramotor, Dayung, Berkuda Memanah (Pordasi), Cricket, Hockey, dan lain-lain.

Menurut Taufik  Hidayat, langkah kolaborasi ini sebuah terobosan KONI Lampung untuk bisa memberikan dukungan lahan kepada cabor. Sangat kebetulan ada lahan yang bisa dimanfaatkan bersama dengan hak pinjam pakai sebagai sarana olahraga. Ini bisa menjadi daya ungkit agar kawasan Kota Baru menjadi lebih ramai dikunjungi masyarakat untuk bisa berwisata olahraga atau Sport Tourism.

“Yang sangat relevan untuk Sport Tourism ini misalnya Berkuda, Paramotor, Dayung dan kini ada Menembak yang memiliki beberapa nomor untuk bisa mendatangkan penghobi atau atlet datang di kawasan itu, yakni pada nomor Skeet dan Trap. Ini bagus sekali. Kami akomodir keinginan ini. Nanti kembali dimatangkan,” ucap Taufik.

Ia berharap ada semacam kolaborasi beberapa cabor untuk bisa memanfaatkan lahan yang sama untuk berlatih atau bertanding satu atau dua cabor berbeda.

“Semoga ada manfaat lebih dengan dibukanya lahan itu, ada satu, dua atai tiga cabor yang bisa memanfaatkan lahannya secara bergantian. Jika dimungkinkan seperti itu. Nanti kita lihat saja ke depan seperti apa, semua terus kita kerjakan. KONI Lampung sudah ada tim yang bergerak untuk hal ini,” tuturnya.

Sementara Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Hendro Susanto menjelaskan bahwa lahan yang diperlukan kurang lebih 5 hektare. Atau secara ukuran panjang 700 meter lebar 70 meter, atau setara dengan lima kali lapangan sepakbola memanjang.

“Ukuran itu untuk area perlombaannya, dan ini nomor yang sangat menarik banyak atlet dan penghobi menembak. Dengan ukuran baku itu, kemudian ditambah area parkir dan lain-lain, mungkin lahan lima hektae memadai,” kata Hendro.

Perbakin saat ini memiliki arena latihan untuk nomor Pistol kategori 10 meter air pistol, 25 meter rapid fire pistol dan running target atau tembak reaksi.

Hendro mengatakan dengan optimistis jika diberikan lahan tersebut, maka Perbakin akan segera melakukan penggarapan lahan dengan menyesuaikan kepentingan beberapa nomor tersebut.

“Ya… kami akan segera kerjakan, karena tahun ini juga kemungkinan kami akan menggelar Kejuaraan Nasional. Untuk itu kami sangat berterima kasih bahwa keingingan dan permohonan kami diakomodir. Semoga cepat terlaksana,” ucapnya.

Dengan begitu, Perbakin Lampung akan terus berusaha meningkatkan kemampuan atlet dan memperbanyak nomor yang akan disiapkan ke PON mendatang.

Pada diskusi itu Taufik Hidayat didampingi Ketua Bidang Mobilisasi Sumberdaya, Usaha dan Dana Koni Lampung Donny Irawan. Zementara dari Pengprov Perbakin hadir Ketua Harian Armawan Syah Putra, Sekum Hendro Susanto, Bendum Sofiyan, Kabid Sasaran : WD. Fatchurrochman Syam, dan Kabid Reaksi Mega Putra.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *