Ketum KONI dan KORMI Lampung Optimistis Erick Thohir Tingkatkan Ekosistem Olahraga Indonesia

Olahraga241 views

Cyberindonesia.net – Masyarakat olahraga Indonesia, khususnya Provinsi Lampung optimistis akan perkembangan ekosistem olahraga usai Presiden RI Prabowo Subianto melantik Erick Thohir menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Imdonesia (KONI) Provinsi Lampung Taufik Hidayat menyatakan menyambut baik hal ini. Sebab, Erick sosok yang professional.

“Kita mengenal Pak Erick adalah profesional olahraga yang dimiliki Indonesia saat ini. Semoga dengan posisi beliau sebagai Menpora akan meningkatkan ekosistem olahraga Indonesia, dapat terbangun harmonitas antar berbagai elemen olahraga sebagai upaya menuju indonesia emas 2045,” Kkta Taufik pada Kamis, 18 September 2025.

Apalagi masyarakat olahraga Indonesia saat ini sedang dilanda kegalauan dan gaduh terkait terbitnya Permenpora Nomor 14 Tahun 2024. Bahkan, merebak menjadi kegaduhan sampai di rapat kerja nasional KONI 2025.

“Saya pribadi yakin dengan Pak Erick, yang diharapkan mampu mengubah situasi dunia olahraga Indonesia yang saat ini sedang dilanda kegaluan massal. Khusus untuk pembinaan olahraga prestasi beliau dapat menengahi dan membuat kebijakan yang lebih produktif dalam mengembangkan olahraga prestasi. Kongkretnya meninjau kembali Permenpora 14 Tahun 2024,” tutur Taufik.

Menurut Taufik, pergantian Menpora kali ini akan diapresiasi secara nasional oleh para pelaku olahraga serta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se Indonesia. Karena meskipun belum resmi diberlakukan, Permenpora 14/2024 sudah memberikan dampak yang luar biasa di dunia olahraga.

“Kita mengerti bahwa tujuan pasti baik. Namun ada beberapa pasal yang secara materi tidak tepat. Maka inilah yang menimbulkan kegaduhan secara nasional. Semoga pak Erick bisa menetralisir. Karena semakin ke sini, even olahraga nasional semakin banyak dan kita semua semakin sibuk mempersiapkan atletnya. Maka dengan situasi yang lebih kondusif akan mendapatkan hasil yang lebih baik juga,” ucap Taufik.

Senada dengan penuturan Ketum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Lampung Anshori Djausal. Ia juga menyambut baik dan semangat terpilihnya sosok ideal menangani masalah olahraga Indonesia.

Menurut Anshori, oahraga menjadi aspek yang sangat penting dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Semoga Pak Menteri dapat memperhatikan perimbangan pembangunan melalui olahraga yang tidak hanya memperhatikan olahraga prestasi, padahal olahraga pendidikan maupun olahraga masyarakat sebagai bagian dari tiga ruang lingkup olahraga yang terdapat pada pasal 17, 18, 19, 20 serta 25, 26, 27 di UU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) belum optimal dalam implementasinya,” ujarnya.

Selain itu, Menpora Erick juga sebagai sosok yang berlatar belakang usahawan besar dapat menggerakkan industri olahraga sebagai bagian dari pembangunan Olahraga Nasional dan Daerah.

“Dasar kejiwaannya sudah ada. Bukti bahwa Pak Erick memiliki sense of bussines jelas. Beberapa kali beliau memegang even besar olahraga di Indonesia selalu sukses. Sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi,” ucapnya.

Padahal, saat itu tidak secara spesifik Erick sebagai menteri olahraga. “Nah, ini saatnya insan olahraga ikut mendorong Pak Menteri membangun ekosistem olahraga, tidak hanya olahraga prestasi, tetapi olahraga masyarakat, sport tourism, sport industry, sport science dan yang relevan dengan itu,” kata Anshori.

Tujuannya adalah menggerakkan seluruh stake holder juga terhubung dengan olahraga secara proporsional dan professional.

Anshori sedikit mendorong soal Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang meluncur sejak Menpora Zainuddin Amali.

“Angka menuju 70 persen partisipasi masyarakat berolahraga di tahun 2045 diupayakan dicapai secara gradual. Dalam Permenpora Nomor 6 Tahun 2022 tentang Peta Jalan DBON, pada tahun 2023 partisipasi ditargetkan mencapai 37 persen dan 2024 sebanyak 40 persen,” tuturnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *