Hingga 1 Juli Tercatat 198 Bencana Alam di Lampung

Berita Utama549 views

Cyberindonesia.net – Hingga 1 Juli 2025, telah tercatat 198 kejadian bencana di Provinsi Lampung. Mayoritas merupakan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang erat kaitannya dengan dampak perubahan iklim.

Hal tersebut menjadi sorotan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam apel bulanan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, Kamis, 17 Juli 2025. Apel dipimpin Asisten Administrasi Umum Sulpakar.

Sulpakar menyampaikan pesan Gubernur Lampung yang menyoroti pentingnya sinergi dalam memperkuat tata kelola penanggulangan bencana sebagai bagian integral dari pembangunan daerah.

Disebutkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp48 miliar tahun 2025. Triwulan pertama, anggaran sebesar 10,41 persen. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan efisiensi dan skala prioritas pembangunan nasional maupun daerah.

“Dengan luas wilayah, keragaman topografi, dan jumlah penduduk mencapai lebih dari 9 juta jiwa, tantangan penanggulangan bencana di Lampung terus meningkat. Maka diperlukan kinerja yang lebih baik, sinergi antar pemangku kepentingan, serta keselarasan program dari pusat hingga daerah,” ujar Sulpakar.

Sulpakar menegaskan bahwa penurunan indeks risiko bencana menjadi indikator utama pembangunan daerah. Untuk itu, strategi ke depan harus difokuskan pada penanggulangan berbasis kawasan rawan bencana, penguatan kapasitas masyarakat dan stakeholder, serta tata kelola kelembagaan yang lebih kuat melalui kolaborasi lintas sektor.

Penanggulangan bencana harus menjadi bagian yang menyatu dalam pembangunan, bukan penghambat. Sebagaimana telah terbukti saat pandemi COVID-19, sinergi dan komitmen bersama mampu memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi krisis.

“Mari kita jadikan upaya penanggulangan bencana ini sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan. Semoga kerja keras dan kebersamaan kita menjadi jalan menuju Lampung yang tangguh, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Sulpakar.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *